Janji Manis Sebelum Menang, Kosong Setelah Berkuasa Tim Pemenangan Rudy Susmanto (TRUST) Tingkat Akar Rumput Merasa Dikhianati


BOGOR, 4 Juli 2026 — Kekecewaan mendalam terucap dari para penggerak akar rumput tim pemenangan pasangan nomor urut satu, Rudy Susmanto, yang tergabung dalam jaringan TRUST. Dari tingkat Koordinator Kecamatan (Korcam), Koordinator Desa (Kordes), hingga koordinator tingkat RT/RW, mereka mengaku hanya diberi janji manis saat masa kampanye, namun hingga kini tak satu pun yang ditepati.

Salah seorang Korcam wilayah Bogor Barat yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan kekecewaannya dengan nada kesal. Menurutnya, saat masa kontestasi pemilihan, tim pusat kerap memberikan jaminan bahwa setelah pasangan yang didukung menang, akan ada perhatian dan imbalan layak bagi mereka yang telah bekerja keras menyuarakan dan memenangkan suara di lapangan.

“Kami turun ke desa, ke RT, ke RW, berkeliling siang malam menjelaskan visi-misi, mengumpulkan dukungan, bahkan diminta mengumpulkan fotokopi KTP warga sebagai bukti dukungan. Dijanjikan kalau sudah menang nanti ada balas jasa, ada perhatian. Tapi sampai sekarang, hampir setahun lebih berkuasa, semuanya cuma omong kosong,” ujarnya.

Lebih memprihatinkan, ia mengaku banyak rekan sesama Korcam dan Kordes justru merasa ditekan oleh petinggi di atasnya. Bahkan ada yang meminta agar KTP yang sempat dikumpulkan saat kampanye dikembalikan, karena janji yang diharapkan tak kunjung nyata.

“Ada yang minta KTPnya dikembalikan, merasa ditipu. Kerja keras kami yang jadi tulang punggung kemenangan ini dianggap tidak ada artinya begitu kursi sudah diduduki. Kami yang menyentuh langsung ke akar rumput justru yang paling kecewa,” tambahnya.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan: apakah dukungan dari masyarakat dan penggerak lapangan hanya dijadikan alat untuk meraih kekuasaan semata? Jika janji kepada tim internal saja tak ditepati, bagaimana dengan janji-janji pembangunan dan kesejahteraan yang disampaikan kepada rakyat Kabupaten Bogor secara luas?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengurus pusat tim TRUST maupun jajaran Pemkab Bogor terkait keluhan yang disampaikan para penggerak akar rumput ini.

 

 ( Toe)

0 Komentar